Fenomenologi



Fenomenologi
(Endar Chrisdiyanto, Pendidikan Matematika )
Fenomenologi mendeskripsikan tentang pemaknaan umum dari sejumlah individu, terhadap berbagai pengalaman hidup mereka terkait dengan konsep atau fenomena. Tujuan utama fenomenologi yaitu mereduksi dari pegalaman individu menjadi deskripsi tentang esensi atau intisari universal.
Stewart dan Mickunar(1990) menekankan 4 empat perspektif filosofis dalam fenomenologi yaitu
a.       Pengembalian pada tugas tradisional filsafat.
b.      Filsafat tanpa persangkaan
c.        Internasionlaitas kesadaran
d.      Penolakan terhadap dikotomi subjek-obyek
e.       Seorang menulis fenomenologi tidek lupa untuk  memasukkan sebagian pembahasan tentang asumsi-asumsi filosofi tentang fenomenologi disamping metode dalam bentuk penelitian ini.
Ciri-ciri utama fenomenologi yaitu :
a.       Penekanan pada fenomenologi yang hendak dieksplorasi berdasarkan konsep atau ide tunggal.
b.      Eksplorasi fenomena pada kelompok individu yang semuanya telah mengalamai fenommena tersebut.
c.       Pembahasan filosofis tentang ide dasar yang dilibatkan dalam studi fenomenologi.
d.      Peneliti mengurung dirinya diluar dari studi tersebut dengan membahas pengalaman pribadinya dengan fenomena tersebut.
e.       Prosedur pengumpulan data secara khas dengan melibatkan wawancara  terhadap individu yang  telah mengalami  fenomena tersebut.
f.       Analisis data yang dapat mengikuti prosedur sistematis  yang bergerak dari satuan analisisi yang sempit.
g.      Fenomenologi diakhiri drai bagian deskripsi yang membahass esensi pengalaman yang dialami individu.
Tipe fenomenologi
 Ada dua pendekatan dalam fenomenologi yaitu fenomenologi hermeneulistik dan fenomenologi empiris , trasendetall atau psikologis.
a.       Fenomenologi hermeneuristik mendeskripsikan bahwa riset  diarahkan pada pengalaman hidup dan ditujukan untuk  menafsirkan teks kehidupan.
b.      Fenomenologi  trasendental atau psikologis  berfokus pada deskripsi  tentang pengalaman dari partisipa.
Prosedur Riset Fenomenologi yaitu sebagai berikut:
a.       Peneliti menentujkan pakah risetnya baik diteliti dengan menggunakan metode fenomenologi.
b.      Fenomena yang baik dipelajari misalnya profesionalisme
c.       Peneliti menentukan asumsi filosofis yang luas dari fenomenologi
d.      Data dikumpullkan dari individu yang telah mengalami fenomena
e.       Para partisipan diberi 2 pertanyaan umum.
f.       Langkah analisi data sama untuk metode fenomenologis.
g.      Permyataan penting dan tema untu semua fenomenologis.
h.      Penulis menulis gabungan yang merepresentasikan esensi dari fenomena.

Comments